![]() |
| CEO PT Liga Indonesia, Joko Driyono, membeberkan alasan pihaknya memindahkan venue semifinal Indonesia Super League (ISL) musim 2014. |
Semifinal yang mempertemukan Persipura melawan PBR dan Arema bertemu Persib pada Selasa (4/10), akan diselenggarakan di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang setelah sebelumnya direncanakan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
Menurut Jokdri, panggilan pria yang juga menjabat sebagai Sekjen PSSI itu, faktor keamanan memengaruhi. Adanya potensi gesekan antar suporter juga yang membuat Polda Metro Jaya akhirnya tak mengeluarkan izin.
"Itu setelah koordinasi dengan pihak kepolisian. Polda memutuskan untuk tidak memberi izin semifinal di Jakarta. Setelah rapat singkat, Liga Indonesia akhirnya memutuskan di Palembang," kata Joko Driyono, Jumat (31/10).
"Ini pilihan terbaik dari opsi yang kami siapkan. Perubahan venue masih ideal bagi seluruh tim menyongsong semifinal di Jakabaring. Persiapan dan respon dari Palembang juga oke," jelas Jokdri.
Jokdri menambahkan bahwa potensi terjadinya gesekan dilihat dari beberapa hal. Salah satunya interaksi fans di media sosial. Catatan bentrok juga menjadi pertimbangan kepolisian akhirnya tak memberikan izin.
Sementara soal izin penyelenggaraan final di Jakarta, Jokdri memastikan pihaknya belum mengantongi.
"Izin final belum walau ada rekomendasi dari Polres. Sebetulnya rekomendasi dari Polres untuk semifinal dan final malah terbit. Tapi, tindak lanjutnya dan setelah koordinasi, semifinal tidak bisa di Jakarta." (sportsatu.com)





0 komentar :