Persik
Kediri - Mendapat kabar baik awal setelah PT. Gudang Garam
bersedia terlibat dalam pendanaan tim. Kesepakatan itu tercipta setelah
menggelar pertemuan dengan manajemen Persik Kediri di
Hotel Merdeka, Kota Kediri, Senin (19/1). Melalui Humas Iwhan Tri
Cahyono, produsen rokok besar itu dipastikan bakal memberikan
bantuan kepada tim berjuluk Macan Putih. Namun bukan sebagai investor penuh hanya sebagai sponsor."Kami sebagai bagian dari masyarakat Kediri akan berpartisipasi di Persik. Tapi semuanya harus dipertanggungjawabkan dengan pemilik saham, jadi partisipasi kami dalam batas wajar,"jelas Iwhan. Pihaknya belum menyebut nominal yang diberikan ke Persik.
Kemungkinan Gudang Garam hanya sebagai
sponsor dengan nominal yang jauh lebih rendah dibanding keterlibatan
mereka satu dekade silam. "Posisi Gudang Garam bukan investor. Mungkin
hanya 1-2 miliar saja. Dan itu tergolong kecil untuk kebutuhan tim,"kata
salah satu sumber di Kediri.
Niat positif Gudang Garam juga tidak lantas menyelamatkan Persik untuk tetap bertanding di Indonesia Super League (ISL). Tim kebanggaan Macan Putih sudah tidak mungkin mengulang lagi proses verifikasi PT Liga Indonesia dan tetap harus bermain di Divisi Utama.
Yang juga belum dipastikan, Persik mengikuti Divisi Utana musim ini atau baru kembali ke kompetisi 2016 nanti. Manajemen Persik juga belum bisa memastikan bagaimana kelanjutan tim di kompetisi, karena memang belum ada kepastian dari Gudang Garam, kapan bantuan diberikan.
"Kami masih terus melakukan komunikasi dengan PT Gurang Garam. Niatan mereka membantu Persik harus diapresiasi. Tapi sampai sekarang kami belum bisa memastikan keterlibatan di kompetisi. Mungkin saja tetap pada keputusan semula, yakni 2016 nanti," jelas Manajer Persik Anang Kurniawan.
Niat positif Gudang Garam juga tidak lantas menyelamatkan Persik untuk tetap bertanding di Indonesia Super League (ISL). Tim kebanggaan Macan Putih sudah tidak mungkin mengulang lagi proses verifikasi PT Liga Indonesia dan tetap harus bermain di Divisi Utama.
Yang juga belum dipastikan, Persik mengikuti Divisi Utana musim ini atau baru kembali ke kompetisi 2016 nanti. Manajemen Persik juga belum bisa memastikan bagaimana kelanjutan tim di kompetisi, karena memang belum ada kepastian dari Gudang Garam, kapan bantuan diberikan.
"Kami masih terus melakukan komunikasi dengan PT Gurang Garam. Niatan mereka membantu Persik harus diapresiasi. Tapi sampai sekarang kami belum bisa memastikan keterlibatan di kompetisi. Mungkin saja tetap pada keputusan semula, yakni 2016 nanti," jelas Manajer Persik Anang Kurniawan.
“Ada tiga poin, bahwa PT GG memiliki tanggung jawab besar terhadap Negara dan Bangsa Indonesia terkait cukai, pajak dan juga penyerapan lapangan kerja. PT GG memiiki tanggung jawab sosial melalui program CSR (Corporate Sosial Responsibility), saat ini program kami khususkan ke lingkungan hidup. Namun, sebagai warga Kediri, kami akan tetap berpartisipasi untuk Persik, dengan batas wajar, mengingat kami harus mempertanggung jawabkan kepada jajaran pemegang saham,” ungkap Iwhan Tri Cahyono usai pertemuan.
Walau ada bantuan dari Gudang Garam, dirinya
menyatakan manajemen tetap harus menggali dana dari sumber lainnya.
Sebab manajemen sendiri belum mengetahui berapa nominal yang akan
dikucurkan salah satu perusahaan rokok terbesar di Indonesia itu.




0 komentar :