PT. Liga Indonesia - Memberi waktu seminggu pada enam klub calon kontestan Indonesia Super
League (ISL) musim 2015 untuk melunasi hutang dan pendataan mendalam oleh PT
Liga Indonesia (LI). Jika tak mampu memenuhi pendataan itu, besar
kemungkinan, enam klub itu pun bernasib sama dengan Persik Kediri dan
Persiwa Wamena, dicoret dari keikutsertaan ISL 2015 oleh PT LI.
Enam klub itu adalah Pelita Bandung Raya (PBR), PSM Makassar, Persebaya Surabaya, Persija Jakarta, Arema Cronus, dan Gresik United.
"Kecuali jika dalam perjalanan selama satu minggu ini, enam klub yang
butuh pendalaman angkat tangan. Tapi proyeksi Liga Indonesia, kompetisi
diikuti 18 klub," kata Joko Driyono.
*Utang
Mengenai hutang, Joko mengungkapkan beberapa pendalaman yang akan
dilakukan di antaranya catatan terkait utang ke pemain. PBR, PSM, dan
Persebaya tercatat sebagai klub yang punya utang dengan nilai
signifikan. Sementara Persija dan Arema Cronus ada catatan mengenai
utang yang masih tanda tanya, tapi tak signifikan.
Catatan lainnya yang butuh pendalaman data dari
keenam klub itu adalah terkait proyeksi pembiayaan masing-masing klub
pada 2015. "Sebut saja Persija. Proyeksi mereka sampai Rp 50 miliar.
Kemudian PBR Rp 26 miliar, Arema Rp 66 miliar, serta PSM Rp 27 miliar,"
beber Joko.
Di sisi lain, Joko mengungkapkan kick-off ISL 2015 bakal digelar
antara 21 dan 22 Februari mendatang. Namun, PT LI merencanakan bakal
melakukan lebih dulu peluncuran ISL di Yogyakarta pada 1 Februari usai
final Inter Island Cup (IIC) dan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).





0 komentar :