PT Liga Indonesia
(LI) - Mencoret Persik Kediri dari keikutsertaan ISL di musim 2015, lantaran masalah kemampuan finansial, klub berjulukan
Macan Putih itu memilih bermain di satu kasta lebih rendah dari ISL,
Divisi Utama.
Manajemen Persik Kediri, Selasa (27/1/2016), sudah membuat perkiraan dana yang dibutuhkan tim untuk mengarungi DU 2015.
"Dengan hormat kami di
Divisi Utama, karena di ISL sangat sulit masuk. Kami upayakan tahun
depan bisa masuk lagi di ISL," kata Barnadi, selaku sekretaris tim.
"Kalau di Divisi Utama dana sekitar Rp 4 miliar cukup," ujar Barnadi menambahkan.
Persik pun bakal mulai bergerak mencari pemain dengan melakukan seleksi Februari nanti. Skuad mereka yang sudah direncanakan untuk ISL kini tersisa sekitar 50 persen. "Nanti awal Februari akan latihan (seleksi) dan pertengahan Maret bertanding. Saat ini, pemain lama juga masih banyak, sekitar 50 persen," papar Barnadi.
Soal dana, manajemen berupaya untuk melibatkan suporter untuk membantu. Manajer tim Anang Kurniawan memaparkan bakal melibatkan bank-bank daerah untuk membantu finansial tim juara Liga Indonesia 2003 dan 2007 itu. "Ada sekitar 15 bank yang rencananya kami libatkan dalam konsep urunan ini dengan difasilitasi oleh pemkot," jelas Anang.
Sebelumnya PT Liga membebaskan Persik dan Persiwa Wamena untuk memilih antara vakum atau bermain di DU. Persiwa pun sudah memastikan untuk tetap berjuang di DU musim depan.
"Kalau di Divisi Utama dana sekitar Rp 4 miliar cukup," ujar Barnadi menambahkan.
Persik pun bakal mulai bergerak mencari pemain dengan melakukan seleksi Februari nanti. Skuad mereka yang sudah direncanakan untuk ISL kini tersisa sekitar 50 persen. "Nanti awal Februari akan latihan (seleksi) dan pertengahan Maret bertanding. Saat ini, pemain lama juga masih banyak, sekitar 50 persen," papar Barnadi.
Soal dana, manajemen berupaya untuk melibatkan suporter untuk membantu. Manajer tim Anang Kurniawan memaparkan bakal melibatkan bank-bank daerah untuk membantu finansial tim juara Liga Indonesia 2003 dan 2007 itu. "Ada sekitar 15 bank yang rencananya kami libatkan dalam konsep urunan ini dengan difasilitasi oleh pemkot," jelas Anang.
Sebelumnya PT Liga membebaskan Persik dan Persiwa Wamena untuk memilih antara vakum atau bermain di DU. Persiwa pun sudah memastikan untuk tetap berjuang di DU musim depan.





0 komentar :